ANTITESIS TERHADAP KESELAMATAN MENURUT PLURALISME: STUDI ANALISISTEKS HOMOLOGEO DAN PISTEUO BERDASARKAN ROMA 10:9-10
DOI:
https://doi.org/10.64533/nahiru.v1.i2.262Keywords:
Homologeo, Pisteuo, Roma 10:9-10, Keselamatan, PluralismeAbstract
Perdebatan agama sebagaimana pusat utama yakni berbicara tentang keselamatan, agama-agama yang menganut
perspektif pluralisme mengatakan setiap masing-masing agama memiliki jalan keselamatannya masing-masing
sesuai dengan kepercayaannya. Lalu bagaimana dengan perspektif eklusivisme kekristenan yang mengatakan
keselamatan hanya dapat diperoleh melalui iman kepada Kristus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teks
Roma 10:9-10 dengan fokus pada kata kerja homologeo (ὁμολογήσῃς) dan pisteuo (πιστεύσῃς) sebagai landasan
teologis untuk menanggapi pandangan keselamatan menurut pluralisme agama. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Melalui eksegesis historis, struktural, dan gramatikal,
penelitian ini menyajikan antitesis terhadap konsep pluralistik yang menyatakan bahwa semua agama menawarkan
jalan keselamatan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata kerja homologeo dan pisteuo
dalam Roma 10:9-10 menegaskan sifat eksklusif keselamatan Kristen yang berpusat pada pengakuan Yesus sebagai
Tuhan dan iman kepada kebangkitan-Nya, memberikan landasan teologis yang kuat untuk posisi eksklusivisme
Kristen dalam diskursus soteriologi kontemporer
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nahiru: Jurnal Teologi dan Keagamaan Kristen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








